Selasa, 18 Mei 2010

Xing Ming 姓名 nama china

Bagi Hua Ren, nama bukan hanya sekedar sebutan saja melainkan mempunyai suatu makna yang penting. Makna ini bisa berupa harapan, keberuntungan, kemakmuran dan lain sebagainya. Misalnya Fu (keberuntungan), Chay (kekayaan)

Untuk kaum pria kadang juga diberi nama yang mempunyai konotasi kekuatan, kekuasaan, keberanian dan lain sebagainya. Contohnya antara lain Lung / Liong (Hokian) yang artinya naga yang melambangkan kekuasaan dan sifat perkasa. Contoh lain : Hu / Houw (Hokian) yang artinya harimau, yang melambangkan sifat gagah berani.

Sedangkan bagi kaum wanita seringkali menggunakan nama yang berhubungan dengan kelembutan, kecantikan dan keanggunan. Contohnya antara lain menggunakan kata Lian (teratai), Hiang (harum) dan lain sebagainya.

Pada umumnya nama Tionghoa terdiri dari 3 suku kata yaitu:

1. Suku kata pertama mewakili nama marga menurut garis ayah.
2. Suku kata kedua mewakili generasi atau hirarki keluarga.
3. Suku kata ketiga mewakili pribadi pemilik nama.

Suku kata pertama dalam nama Tionghoa menunjukkan marga / Xing dari orang tersebut.

Sebagian besar marga terdiri dari satu suku kata misalnya Chen / Tan (Hokian), Yang / Yo (Hokian). Tetapi ada juga yang terdiri dari 2 suku kata seperti Shang Guan / Sang Kwan (Hokian), Ouwyang / Auwyong (Hokian).

Orang yang mempunyai marga sama belum tentu satu suku. Misalnya saja marga Lin (Lim) yang digunakan oleh orang Hokian dan juga Konghu. Tetapi walau demikian orang Tionghoa seringkali menghindari perkawinan dengan marga yang sama karena dianggap masih mempunyai hubungan darah.

Sejarah munculnya marga sulit untuk ditelusuri karena telah terbentuk sejak ribuan tahun lalu. Hanya saja ada beberapa dugaan yang mungkin bisa menjadi penyebab munculnya suatu marga antara lain:

1. Menggunakan nama binatang seperti pujaan atau binatang yang dianggap berjasa.

Misalnya saja suatu suku mempunyai marga Lung / Liong (Hokian) yang artinya naga. Ada kemungkinan pada jaman dahulu leluhur suku tersebut menggunakan lambang naga. Contoh lain misalnya suatu suku menggunakan marga Ma yang artinya kuda. Bisajadi bagi mereka kuda mempunyai makna yang penting ataukah sebagai binatang yang berjasa karena membantu meringankan kehidupan mereka atau karena alasan lain.

2. Menggunakan nama gelar atau jabatan.

Misalnya ada kelompok orang yang menggunakan marga Sima yang artinya Menteri Perang. Mungkin dahulu leluhur suku tersebut ada yang menjabat sebagai menteri perang suatu kerajaan sehingga keturunannya menggunakan marga Sima.

3. Menggunakan nama negara.

Misalnya Song, Wei dan Lu, kemungkinan besar mereka yang mempunyai marga tersebut mempunyai kaitan erat dengan negara tersebut.

4. Menggunakan nama daerah

Misalnya saja menggunakan marga Ximen yang artinya gerbang barat, kemungkinan besar leluhur orang tersebut dahulu pernah tinggal atau mempunyai kaitan dengan gerbang barat.

Konon terdapat lebih dari 8000 marga tetapi yang sering terdengar dan banyak dipakai hanya sekitar 300 saja.

0 komentar:

Poskan Komentar